Postingan

Sajak Sepotong Rembulan (Final Part)

Gambar
Rembulan masih menggelantung Di pucuk langit kelam tanpa ujung Dalam tenggelam, masih kuhirup dahagamu di remah-remah malam.. Takkan lagi kata meski purnama menyala, meski mega penuh warna, meski langit tumpah, dan bersimpuh ke dasar lautan. Sebab sajak tak lagi bermuara, Suluh tak jadi pelita, Bahkan berjuta mawar yang kusuguhkan mengambang kehilangan warna. Ah, biar saja begitu adanya.. Hanya Engkau, duhai sang penguasa jiwa, sang pengukir senja, Hanya padaMu hati berhenti meronta, Bawa, bawalah kemana Engkau suka... ~Angel

Lirik Pilihan dek Angel

Gambar
"I Will Survive" At first I was afraid. I was petrified. I kept thinking I could never live Without you by my side. But then I spent so many nights Just thinking how you'd done me wrong. I grew strong. I learned how to get along.  And so you're back from outer space. I just walked in to find you here Without that look upon your face. I should have changed my fucking lock. I would have made you leave your key If I'd have known for just one second You'd be back to bother me.  Oh now go. Walk out the door. Just turn around now. You're not welcome anymore. Weren't you the one Who tried to break me with desire? Did you think I'd crumble? Did you think I'd lay down and die? Oh not I.  I will survive. As long as I know how to love I know I'll be alive. I've got all my life to live. I've got all my love to give. I will survive. I will survive.  It took all the str...

Monster Yang Tak Diinginkan

Gambar
Anda tahu seperti apa rasanya menjadi monster? Anda pernah merasakan menjadi orang yang tidak diinginkan bahkan oleh orang terdekat sekalipun? Ya, mungkin rasanya anda akan lompat ke jurang untuk sekedar protes ke Tuhan kenapa anda tidak diterima, kenapa mereka menolak anda. Pernahkah anda membayangkan ketika orang yang begitu peduli kepada anda bahkan akan mengingatkan untuk kekeliruan terkecil sekalipun malah menjadi orang yang paling tidak menginginkan anda? Persetan dengan semua masalah anda dan apa yang terjadi pada anda? Ketika anda berharap akan bisa melengkapi kehidupannya dan meskipun secara tidak sempurna anda telah berniat mendedikasikan hidup anda untuknya dan orang-orang yang dicintainya ia ternyata tidak memperhitungkan kehadiran anda? Menjauhi dan menyakiti anda perlahan seolah ia tidak menyadarinya, bahkan anda tahu persis dia bukanlah orang seperti itu. Anda dalam bahaya. Anda pernah mengerti ketulusan? Seandainya orang yang anda cintai dengan tulus malah tidak m...

Doa

Aku mendengar Aku melihat, merasa dan meraba.. Lalu, aku tepekur mendengus tiada henti.. Menampik..

Bumi Jurnalis

Gambar
Suasana Bumi Jurnalis Edisi: No Project Plan Malam ini, Senin (16/12) tidak ada proyeksi. Wartawan asyik dengan game dan web internetnya sementara redaktur bergelut dengan halaman mereka masing-masing. Jam segini biasanya ada yang namanya proyeksi atau project plan untuk berita besok. Namun hingga sekarang tidak ada tanda-tanda rapat akan dimulai. Saya sudah feeling there will be no project plan meeting tonight. Hmm.. Mulai mikir sana-sini siapa yang bisa jadi dewa penyelamat untuk menjemput ke apartemen (baca:kost) tercinta. Dalam hal ini, naluri wartawan kembali ditantang untuk membuat berita dengan ide sendiri bukan perintah dari Pak Korlip (Koordinator Liputan). Ini juga berlangsung di sejumlah hari belakangan ini, kita sebagai wartawan mencari sendiri berita, hunting, keliling-keliling Kota Medan. I've tried to reach my boy by phone but he said he couldn't pick me up. Yeah, jadi saya meminta tolong adek-adek saya yang bernama dek Jamalum sang ju...

sajak pilihan untuk ksatria berpena

Ketika aku tulis kembali syair ini, rasa yang dulu itu bertubi-tubi kembali menerobos hati.. Ah,, kenapa malam dulu indah sekali? --- syair sepotong rembulan III Hai, suara jiwa yang sahut menyahut, melantunkan gurindam satu derita.. Satu irama memagut risau, mencumbu siksa.. Ahh.. Semakin dalam malamku.. ---

New Comer Journalist

Gambar
Tiga bulan sudah saya menjalani profesi baru sebagai seorang jurnalis magang. Banyak suka dan duka (banyakan dukanya sih..-red) yang menghampiri sejak dimulainya aktifitas liput meliput ini. Saya dituntut untuk melaporkan kegiatan, kejadian, kasus dan berita yang ada di sekitar saya. Sebagai seorang jurnalis tentunya ilmu yang dangkal dapat menghambat kualitas sebuah berita. Dari itu, saya mencoba tetap belajar. Tapi apa yang saya ingin pelajari itu rasanya sulit sekali, sebab sebagian besar ranah yang harus saya pelajari adalah hal yang saya tidak suka dan sama sekali saya dari dulu tidak tertarik. Namun, hari-hari diisi dengan sesuatu yang saya tidak mengerti dan harus saya paksakan untuk mengertinya tetap terjadi. Berkali-kali Pemimpin Redaksi (Pemred) saya mengatakan semua hal harus dipelajari baik yang disukai maupun tidak. "Wartawan itu harus belajar apa yang disukainya dan apa yang tidak disukainya. Wartawan harus tau semuanya," katanya. Hemm.. Let's do this...